Aku punya seekor hamster, berbulu putih agak kecoklat-coklatan yang ku beri nama HAM”..semakin hari ham” tumbuh semakin besar dan gemuk, aku sudah terlanjur sayang padanya, walau ia selalu mengganggu tidur ku tiap malam. Aku jadi tahu kalau hamster itu beraktifitas pada malam hari, kalau siang hari mereka tidur.
Terkadang aku selalu bercerita mengenai Ham” atau meng uplod fto” hamster ku itu ke facebook. Kemarin teman kuliahku mengirimi aku sebuah link mengenai hukum memelihara hamster. Sebenarnya sebelum aku membuka situs itu, aku sempat pergi ke sebuah toko buku untuk mencari pemahaman mengenai memelihara hamster dan yang aku dapatkan bahwa “tikus” adalah makhluk yang diperbolehkan untuk di bunuh karena merusak. Tapi Ham” kn tidak merusak apa-apa? (batinku mencari pembenaran dan menghiraukan kalimat” di dalam buku yang aku baca itu)
Setelah membaca link yang temanku post kan kepadaku, aku jadi semakin bingung. Mungkin ini yang dinamakan dilemma (bukan buah yaa) tapi perasaan yang berkecambuk di dalam hati, anatara dua pilihan. Kalau bahasa orang tua nya tuh, bagai memakan buah simalakama, kalau di makan nanti bisulan tapi kalau tidak di makan korengan, hehe..
Mas om tidak memberikan solusi atau kata-kata yang bisa meneduhkan hatiku kali ini, ia cuma berkata, ” masa deh? tidak tahu saya.” singkat, tapi tidak menyelesaikan keruwetan di hati dan fikiran, malah jadi bahan fikiran. Memang terasa agak berubah sekarang, mungkin karena ini dan itu, Hah..
Back to Ham“, apa yang harus aku lakukan sekarang? melepasnya di halaman belakang rumah dan membiarkannya di mangsa hewan yang lebih berkuasa? atau membiarkannya tetap berada di kandang sampai ia menutup usia? benar-benar membingungkan. Saat akan melepasnya, aku menatapnya lagi dan merasa tidak tega, apa ini yang namanya perasaan? berarti aku masih punya hati dan berfungsi dengan normal yaa? alhmdulillah, sukurlah.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar